TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Kepala Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Pertahanan (Kadis Citata) DKI Jakarta, Heru, mengatakan Kampung Susun Akuarium tak melanggar aturan Rencana Detil Tata Ruang (RDTR).
Jika dikatakan melanggar aturan, Heru menegaskan tidak.
"Tidak juga karena itu diperuntukkan lahan prinsipnya. Awalnya memang lahan pemerintahan di dalam rencana tata ruang," kata Heru, kepada Wartawan, Sabtu (21/8/2021).
Kalau di dalam RDTR kami semua yang menjadi aset pemerintah biasanya zonanya merah. Zona merah pada prinsipnya sesuai kebutuhan pemerintah mau dibangun apa," lanjutnya.
Heru menjelaskan, lahan yang kini dibangun Kampung Susun Akuarium dapat dibangun apa saja yang ada di bawah wewenang pemerintah.
"Memang untuk apa saja, misalkan sektor kesehatan. Pemerintah tidak mungkin mencari yang begini," tuturnya.
"Intinya pemerintah melakukan sesuai perencanaan pemerintah," tutup dia.
Sebelumnya, penantian lima tahun warga Kampung Akuarium dibayar tuntas Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan lewat peresmian Kampung Susun Akuarium, Selasa (17/8/2021).
Kenangan begadang di bawah tenda, di atas puing, sambil menahan besi penyangga supaya tidak rubuh bisa segera terlupakan.
Setelah sempat digusur saat gubernur terdahulu Basuki Tjahaja Purnama memimpin circa 2016, warga setempat kini bisa tersenyum lebar atas hunian baru yang dibangun Anies.
Di atas lahan 10.575 meter persegi, tahap 1 pembangunan Kampung Susun Akuarium meliputi dua blok hunian vertikal dengan 107 unit rusun ditambah satu unit rusun khusus difabel.
Masing-masing unit bertipe 36, di mana di dalamnya terdapat satu kamar, satu kamar mandi, dapur, dan ruang keluarga.
Dua blok bangunan Kampung Susun Akuarium didominasi warna dasar putih, di mana atapnya berkelir coklat gelap.
Selain hunian utama, ada pula ruang pameran serta tiga unit kios usaha.
Berdasarkan rencana keseluruhan pembangunan, Kampung Susun Akuarium nantinya akan terdiri dari total 5 blok bangunan yang secara lengkap berjumlah 241 unit hunian.
Pembangunan tahap 2 akan dilanjutkan dalam waktu yang belum ditentukan dan diharapkan segera berjalan.
Gubernur Anies menepati janjinya membangun kembali Kampung Akuarium.
Lewat sambutannya Selasa lalu, Anies menyatakan bahwa warga kini sudah merdeka.
"Hari ini kita rayakan di Kampung Akuarium, merdeka untuk keadilan, merdeka untuk kesejahteraan," kata Anies.
Anies menyatakan, kehadiran Kampung Susun Akuarium ini menjadi angin segar warga yang selama 5 tahun ini menanti hunian baru di lokasi bekas gusuran.
Lewat proses panjang dan perlahan, lanjut Anies, akhirnya warga bisa kembali menempati Kampung Akuarium secara layak.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar