Sabtu, 05 Februari 2022

Apresiasi Permohonan Maaf Ketua BNPT, Politisi PKS: Sangat Baik Dilakukan Agar Jadi Tradisi

 


GALAJABAR - Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Hidayat Nur Wahid mengapresiasi permohonan maaf Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Boy Rafli Amar kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Diketahui, pada Kamis, 3 Februari 2022, Ketua BNPT Boy Rafli mendatangi kantor pusat MUI untuk menyampaikan permohonan maaf.

Permohonan maaf itu terkait data 198 pesantren yang terafiliasi dengan terorisme dari BNPT yang beberapa waktu ramai diperbincangkan.

Boy Rafli menjelaskan bahwa BNPT dan MUI mengupayakan adanya persamaan persepsi di antara perbedaan pendapat. Ia pun meminta maaf karena telah melukai perasaan pengelola pondok pesantren.

Saya menyampaikan permohonan maaf karena penyebutan nama pondok pesantren diyakini melukai perasaan pengelola pondok, umat islam yang tentunya bukan maksud untuk itu," ujar Boy Rafli, dikutip Galajabar dari laman MUI.

Menanggapi permohonan maaf Boy Rafli, wakil ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid pun mengapresiasi sikap ketua BNPT tersebut.

Saya  mengapresiasi sikap Kepala BNPT yang meminta maaf atas pernyataan publiknya soal 198 Pondok Pesantren terafiliasi dengan terorisme," ujar Hidayat Nur Wahid dikutip Galajabar dari laman MPR, pada Sabtu, 5 Februari 2022.

Hidayat Nur Wahid atau HNW pun mengatakan bahwa pernyataan ketua BNPT sebelumnya sangat bisa menghadirkan polemik dan meresahkan masyarakat.

Tak hanya itu, pernyataannya juga bisa memunculkan citra negatif kepada komunitas pondok pesantren.

Pernyataan itu terkesan menggeneralisir, karenanya meresahkan dan menghadirkan polemik. Juga memunculkan ketakutan terhadap Pondok Pesantren, dan memberikan citra negatif kepada komunitas Pondok, khususnya dan Umat Islam pada umumnya," jelasnya.

Ia pun memuji sikap ketua BNPT karena bisa menjadi tradisi kedepannya, supaya para pejabat tidak asal melempar wacana

"Permintaan maaf dan koreksi seperti ini sangat baik dilakukan, agar menjadi tradisi, supaya para pejabat tidak asal melempar wacana yang mendiskreditkan siapa pun tanpa bukti yang meyakinkan, termasuk terhadap umat Islam," ujar HNW.

Politisi PKS itu pun mengatakan bahwa pondok pesantren terbukti berjasa bagi Indonesia dalam melawan penjajah.

"Agar tidak lagi dilakukan framing terhadap pondok pesantren, komunitas yang terbukti berjasa bagi Indonesia melawan penjajah Belanda dan menggagalkan kudeta PKI,” sambungnya. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Wali Kota Resmikan Penggunaan Pintu Air Phb Pondok Bambu

  Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, M. Anwar, menghadiri temu warga RW 011 Kelurahan Pondok Bambu, Kecamatan Duren Sawit, Minggu (12/2/2...